Thursday, February 17, 2011

Indonesia Vs Thailand Vs Philipina

Jika membaca judul tersebut, maka dalam benak kita mungkin akan terlintas kompetisi piala AFF 2010. Berdasarkan peringkat FIFA per 2 Februari 2011, Indonesia berada di peringkat 129. Posisi Indonesia berada di bawah Thailand dan unggul atas Philipina, namun pada artikel kali ini tidak akan dibahas tentang persepakbolaan ketiga negara tersebut.

Indonesia, Thailand, dan Philipina termasuk tiga dari sepuluh negara di Asia Tenggara. Pada tanggal 8 Agustus 1967, lima dari sepuluh negara (Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapura, dan Thailand) membentuk Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dalam event Deklarasi Bangkok.

ASEAN memiliki tujuan untuk meningkatkan kerja sama regional dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dll. Secara teori, integrasi ekonomi akan menimbulkan efek peningkatan perdagangan, peningkatan efisiensi ekonomi, dan daya saing tinggi yang pada akhirnya akan meningkatkan welfare. Namun sebagian besar negara di dunia khawatir dengan perdagangan bebas yang menganggap hanya memberikan manfaat yang besar pada negara yang siap akan globalisasi dan akan membuat ketergantungan ekonomi kepada negara “lemah”. Apakah kekhawatiran ini akan terbukti pada negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia?


Oleh karena itu, marilah kita lihat tingkat ketergantungan Indonesia dengan negara yang tergabung dalam ASEAN. Untuk melakukan analisis tingkat ketergantungan suatu negara digunakan rumus intra industry trade, yaitu :
IIT = (X-M) / (X+M)
Keterangan :
IIT = Intra Industry Trade, tingkat ketergantungan industri suatu negara dengan negara lain
X = Rata-rata ekspor Indonesia periode 2005 – 2009 (dalam juta US$)
M = Rata-rata impor Indonesia periode 2005 – 2009 (dalam juta US$)
Berdasarkan hasil pernghitungan IIT yang diperoleh, kita akan mendapatkan angka indeksnya,
--> Jika hasilnya sama dengan nol : berarti sama saja, tidak memiliki ketergantungan
--> Jika hasilnya negatif : ketergantungan yang buruk untuk Indonesia
karena impor > ekspor
--> Jika hasilnya positif : ketergantungan yang baik untuk Indonesia karena
ekspor > impor


Setelah melakukan penghitungan untuk mengetahui tingkat interdependency baik ekspor maupun impor Indonesia pada tahun 2005 – 2009, kita dapat mengetahui bahwa pada periode tersebut:
→ Indonesia memiliki tingkat ketergantungan impor non migas yang tinggi terhadap Thailand ( -0,348)
→ Indonesia memiliki tingkat ketergantungan ekspor non migas yang tinggi kepada Filipina (0,379)
Jadi perhitungan tingkat ketergantungan ekspor dan impor non migas Indonesia pada tahuin 2005 – 2009 menggunakan IIT hasilnya sama dengan peringkat FIFA per Februari 2011, di mana Thailand unggul atas Indonesia, sedangkan Indonesia sedikit lebih baik dari pada Philiphina.

0 Comment:

Post a Comment

Contact

Contact me:

Facebook: Dedy Arfiansyah

Linkedin: Dedy Arfiansyah

Youtube: @darfians

Twitter: @DArfians

Line: @darfians

Instagram: @darfians

Email: ianomics@gmail.com

Email: dear51@alumni.ui.ac.id

Carousell: https://carousell.com/darfians

Address:

Jl. Setiabudi II Jakarta Selatan

Work Time:

Monday - Friday, from 10am to 6pm

Phone:

+62 813 177 60 888

My Fav Song (2018, October)
Britney Spears - I Wanna Go