Wednesday, October 05, 2011

Animorphs #17 The Underground

Review buku Animorphs #17 The Underground (Menembus Gua Bawah Tanah)
Pengarang= Katherine Applegate
Penerbit= Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit= 2000

Dalam kisah Animoprhs seri ini menceritakan tentang pengalaman sekelompok anak yang dapat bermetamorfosis menjadi hewan yang diinginkannya dalam rangka menembus gua bawah tanah. Rachel dan keempat temannya tergabung dalam kelompok yang bernama Animorphs dengan kemampuan menjelma menjadi binatang apapun berkat bantuan dari Andalite yang biasa dipanggil dengan sebutan Ax.

Tokoh utama Rachel menyembunyikan identitas aslinya agar tidak ditemukan oleh sekelompok alien yang akan melakukan serangan ke planet bumi, ia menggambarkan bumi dalam kondisi berbahaya. Bukan seperti perang dunia, apalagi masalah ideologi, mereka adalah yeerk (parasit mirip lintah atau cacing pita) yang membutuhkan tubuh makhluk lain jika ingin tetap hidup. Kalau tidak, mereka hanya dapat tinggal di sebuah kolam di gua bawah tanah saja. Otak menjadi sasaran utama yeerk, orang yang terkena akan terperangkap dalam sebuah pengendalian diluar bawah sadar sehingga orang disekelilingnya tidak akan pernah tahu kalau kita bukan (menjadi) diri kita yang sebenarnya.


Mereka semua ingin melihat peluncuran planet Hollywood baru, namun karena tidak kebagian tiket, kelompok Animorphs tidak kehabisan akan, mereka segera mengubah diri menjadi binatang jelmaan (kelelawar, burung, elang, dll) agar bisa tetap melihat acara peluncuran tersebut.

Ditengah acara, Cassie (dengan mata elangnya yang tajam) melihat ada seorang lelaki yang akan bunuh diri dengan cara terjun dari ketinggian. Laki-laki itu mengambil ancang-ancang untuk bunuh diri dan terjun dari gedung. Kelompok Animorphs (Rachel, Jake, Tobias, Cassie, Marco, dan Az "si Andalite") berupaya untuk menyelamatkan laki-laki tersebut.

Mereka yang sedang berwujud beragam binatang berupaya dengan sekuat tenaga untuk menolong lelaki itu agar tidak jatuh bunuh diri. Keeseokan harinya dalam sebuah koran disebutkan terminator menjadi penyelamat, mereka (tim media) salah kaprah atas peristiwa ini.

Bagian selanjutnya dari buku ini (lebih) bercerita pada interaksi antar Animorphs itu sendiri di rumah Rachel dengan segala kekonyolan akibat perubahan yang dilakukan, sampai dengan yang membuat bulu kuduk merinding ketakutan membicarakan yeerk yang bisa menjadi pengendali manusia dalam jumlah yang cukup signifikan berada di bumi.

Kisah ini berawal dari misi mereka mencari dan (akhirnya) menemukan kolam yeerk, suatu saat mereka berkumpul di dekat pusat perawatan kesehatan mental Rupert J.Kirk, mereka memprediksi keberadaan yeerk ada di bangunan tersebut. Setelah melakukan penggalian, dengan bermetamorfosis menjadi tikus tanah, kelelawar, dan binatang melata lainnya akhirnya mereka menemukan sarang yeerk, kemudian mereka (segera) mencari senjata (red: bubur gandum) untuk membunuh semua yeerk yang ada.

Setelah melakukan penggalian, mereka harus membawa bubur gandum yang telah dikumpulkan (dari rumah) ke bawah tanah (markas yeerk, namun proses ini agak sulit. Tetapi tanpa disangka, di bawah tanah ada gudang persembunyian bubur gandum yang sengaja ditimbun (hasil akumulasi) yang dikumpulkan Hork-Bajir (dan sangat dijaga ketat oleh pasukannya, agar yeerk tetap aman).

Konsisi memanas saat Mr. Edelman hadir membuat Animorphs jadi ketakutan. Edelman adalah pemimpin dari seluruh yeerk yang ada. Kondisi fisiknya mirip Andalite (Ax), perbedaannya hanya pada mata kelabunya saja. Edelman, si pengendali Hork-Bajir bisa merasakan kehadiran Az dan Animorphs di sekitar situ, sehingga ia memerintahkan kepada seluruh Hork-Bajir untuk menemukan keberadaan Ax dan Animorphs.

Satu hal yang menjadi berita buruk yaitu ketika Ax kena peluru dan mati tertembak oleh Mr. Edelman. Tobias berguling-guling di udara menuju ke kolam yeerk di bawah mereka. Sedangkan Mr. Edelman langsung mengejar-ngejar Rachel.

Robot pemburu manusia terus memburu Rachel, ia terselamatkan dari kolam yeerk tersebut. Rachel berhasil membunuh salah satu robot pengendali manusia dan berubah wujud menjadi robit tersebut. Kemudian ia berjalan-jalan mengenakan baju, sepatu, dan kaca mata robot pengendali sambil membawa sinar dracon.

Rachel berubah menjadi beruang gizzy dan menghancurkan tembok gudang yang tepat bersebelahan dengan kolam yeerk, beruang "Rachel" gizzy melemparkan pot bubur gandum ke atas kolam yeerk sambil mengarahkan pistol ke arahnya. Kemudian Bug Fighter memerintahkan untuk berhenti bergerak, seketika suasana menjadi hening.

mata Bug Fighter bergerak ke kanan dan ke kiri mengawasi keadaan sambil mata utamanya yang terus menatap Marco yang mengacungkan sinar dracon ke arah kolam yeerk. Peperangan hebat terjadi, Rachel jadi menembakkan bubur gandum ke kolam yeerk.

Akhirnya Animorphs berhasil memenangkan pertarungan ini dengan pertempuran yang sangat melelahkan. Mereka tidak mungkin mencertitakan cerita sesungguhnya kepada orang lain termasuk keluarga mereka sendiri karena pasti akan dikira gila. Dalam sejarah dunia, inilah pertempuran hebat yang melibatkan bubur gandum.

1 comment:

  1. robot pengendali manusia? itu memang istilah aslinya dari amrik ya? kalo terbitan gramedia setahu ane cuman pake istilah pengendali manusia doang :d

    ReplyDelete

Contact

Contact me:

Facebook: Dedy Arfiansyah

Linkedin: Dedy Arfiansyah

Youtube: @darfians

Twitter: @DArfians

Line: @darfians

Instagram: @darfians

Email: ianomics@gmail.com

Email: dear51@alumni.ui.ac.id

Carousell: https://carousell.com/darfians

Address:

Jl. Setiabudi II Jakarta Selatan

Work Time:

Monday - Friday, from 10am to 6pm

Phone:

+62 813 177 60 888

My Fav Song (2019, January)
Christina Aguilera - Fighter