Wednesday, October 05, 2011

Menjadi Remaja Bahagia

Review buku Menjadi Remaja Bahagia
Pengarang= Andrew Matthews
Penerbit= Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
Tahun terbit= 2002

Dalam buku "Menjadi Remaja Bahagia", kita diajarkan secara lebih bijaksana mengarungi kehidupan. Pembahasannya meliputi beberapa aspek dalam hidup mulai dari diri sendiri, orang tua, sahabat, sekolah, kebahagiaan, hukum kehidupan, dan strategi menghadapi dilematika hidup.

Pertama dibahas tentang diri sendiri, eksistensi diri dan apa yang kita miliki harus dihargai sebagai sesuatu yang berarti. Manfaatkan waktu untuk melakukan segala sesuatunya dengan teratur dan berkesinambungan serta tidak boleh menyerah dengan rasa sakit atau permasalahan yang ada.

Kita harus benar-benar mengetahui SWOT pribadi untuk tahu siapa sebenarnya dan bagaimana kita memposisikan diri. Untuk meraih kebahagiaan lupakanlah kesempurnaan dan berusahalah mengembangkan diri secara teratur dan berkesinambungan. Berikutnya mengenai orang tua, apapun yang terjadi kita harus menghargai orang tua, memiliki sifat pengertian dan mengucapkan terima kasih atas segala yang mereka telah berikan.


Faktor lain menjadi remaja bahagia adalah sahabat. Waspadalah dalam memilih sahabat yang memiliki peranan dan membawa pengaruh besar dalam pembentukan jati diri dan kepribadian. Dengan bersahabat bukan berarti kita menjadi kehilangan identitas kita. Apalagi sampai menutup diri dari pergaulan, hal tersebut hanya membuat hidup tidak berkembang. Hargai, bersikap toleransi, dan saling memaafkan dalam persahabatan merupakan kunci dalam menciptakan good relationship

Sedikitnya terdapat 2 hal yang menyebabkan seorang remaja menjadi hancur, yaitu pacar dan obat-obatan. Biasanya keduanya disebabkan oleh faktor coba-coba. Kebahagiaan berawal dari diri kita, ketika kita merasa bahagia dan hidup berjalan lancar maka kita akan menarik teman-teman yang bahagia dan pasangan yang bahagia pula (dan sebaliknya). Oleh karena itu, ciptakan kebahagiaan sejati, bukan kebahagiaan semu yang menghasilkan kesenangan sesaat.

Masa remaja identik dengan sekolah, sekolah menjadi gerbang masa depan untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Di sekolah bukan berarti tidak ada pengganggu, mereka tidak pernah absen di manapun, mereka pulalah yang membuat hidup kita kurang bahagia. Kalau kita salah satu orang yang diganggu kita bisa mencari pertolongan terdekat. Tetapi ketika melihat orang lain diganggu maka bertemanlah dengan orang tersebut, hal itu memang tidak terlalu berarti untuk kita, tetapi itu akan sangat membantu orang yang yang terganggu dan dirundung tekanan atau permasalahan.

Untuk mencapai tujuan hidup kita harus fokus, dengan berfokus pada apa yang kita inginkan maka akan memudahkan kita untuk mencapai tujuan hidup yang lebih spesifik. Kita akan mendapatkan sesuatu sebanding dengan usaha yang kita berikan, setelah tercapai maka bersyukurlah sehingga bisa memperoleh kebahagiaan dengan lebih "manis".

Anda tidak perlu malu mengakui kelebihan orang lain. Kita harus sportif, remaja yang positif harus sehat baik lahir maupun batin, dengan berolahraga kesehatan dapat kita maintain, berolahraga secara teratur bukan untuk mendapat pengakuan dari orang lain atau sekedar prestise, tetapi untuk pelajaran yang kita pelajari dan mengetahui kapan saatnya untuk berhenti. Kita akan pernah kalah sampai benar-benar berhenti.

Anda harus melakukan usaha yang maksimal dan berupaya bersusah-susah terlebih dahulu untuk menjadi apa diri anda, selain itu tetapkan tujuan bukan untuk apa yang kita peroleh tetapi untuk menjadi apa kita. Salah tidak apa-apa, salah dan kegagalan bukan suatu akhir melainkan suatu kegagalan adalah permulaan yang seru.

Terkadang orang lain tidak mendorong atau mendukung untuk melakukan sesuatu, kita harus mengupayakan hal tersebut ada pada diri kita walaupun keadaan menentang kita. Kesuksesan tidak cukup hanya dengan mengandalkan keberuntungan, tidak ada orang yang mendapatkan sesuatu dengan mudah, selalu ada kisah di balik kisah.

Mulai sekarang kita harus mengadopsi hukum kemajuan, dan mulai terjun ke dalam realita yang ada di lapangan sehingga kita bisa mendapatkan energi dan antusiasme pada pekerjaan setelah kita mulai. Anda memperoleh energi sebagai hasil dari keterlibatan anda. Rahasianya adalah Anda harus memulai.

Kalimat penutup dari buku ini sangat bagus untuk mereka yang sering kecewa dalam hidup yakni tidak ada orang yang dilahirkan dengan izin khusus untuk berhasil, kita harus melakukan (apa saja) yang kita bisa lakukan setiap hari, karena setiap hari itu berarti.

0 Comment:

Post a Comment

Contact

Contact me:

Facebook: Dedy Arfiansyah

Linkedin: Dedy Arfiansyah

Youtube: @darfians

Twitter: @DArfians

Line: @darfians

Instagram: @darfians

Email: ianomics@gmail.com

Email: dear51@alumni.ui.ac.id

Carousell: https://carousell.com/darfians

Address:

Jl. Setiabudi II Jakarta Selatan

Work Time:

Monday - Friday, from 10am to 6pm

Phone:

+62 813 177 60 888

My Fav Song (2019, June)
Christina Aguilera - Fighter