Tuesday, January 22, 2013

Tips Membuat Makalah

Pernahkah kamu merasa memikul beban yang sangat berat jika diberikan tugas menulis oleh guru atau dosen? Pernahkah kamu ingin mengikuti kompetisi lomba menulis artikel, karya ilmiah, dll (yang berhubungan dengan tulis menulis), namun masih ragu? Sebagian besar remaja (pelajar dan mahasiswa) masih sering kesulitan dalam membuat tulisan. Dua permasalahan utama yang sering dihadapi dalam menulis yaitu: (1) masalah plagiat (copy paste); dan (2) menulis ala kadarnya tanpa struktur yang jelas, hanya sekedar jadi saja.

Sebelum berangkat lebih jauh, kita harus mengetahui definisi makalah. Makalah merupakan: (1) karangan di surat kabar, majalah, dsb; (2) kertas kerja (KBBI, 2008., hlm. 970). Untuk membuat makalah (red: artikel ilmiah) yang sistematis ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan berikut ini. 

1. Cari pertanyaan yang menarik
Sebelum menentukan judul, kita harus mengetahui topik apa yang akan diangkat. Berdasarkan topik tersebut coba uraikan menjadi beberapa pertanyaan agar lebih mudah untuk dikembangkan secara detail. Dalam menyusun pertanyaan usahakan jangan melebar, fokuslah kepada suatu pertanyaan yang bisa dijawab secara komprehensif.

2. Menulis makalah tidak sama dengan kliping
Dalam menulis makalah tidak sama dengan membuat kliping. Kliping merupakan guntingan atau berita dari surat kabar, majalah, dsb yang dianggap penting untuk disimpan atau didokumentasikan (KBBI, 2008., hlm. 784). Jika kita menyamakan membuat makalah dengan kliping, maka kemungkinan masalah yang timbul adalah plagiat. Untuk menghindari plagiat, lebih baik kita baca semua sumber yang menjadi referensi, kemudian setelah kita memahami bacaan tersebut baru kemudian kita tuangkan ide sendiri dalam tulisan.

3. Jawab pertanyaan harus sistematis
Pertanyaan dapat dijadikan sebagai panduan atau alat bantu dalam menulis artikel, oleh karena itu jawaban pertanyaan yang telah diuraikan harus disusun secara sistematis dan terstruktur. Rangkaian jawaban dari pertanyaan yang dijelaskan usahakan jangan melompat dan saling tidak berhubungan. Perhatikan pula kesinambungan urutan mulai dari latar belakang, permasalahan, metode penulisan, isi, penutup, dst.

4. Perhatikan substansi.
Substansi makalah yang baik, meliputi:

a. Komprehensif
Komprehensif artinya bersifat mampu menangkap (menerima) dengan baik atau mempunyai dan memperlihatkan wawasan yang luas (KBBI, 2008., hlm. 797). Dari pertanyaan spesifik yang telah dibuat, coba jawab pertanyaan secara komprehensif dan tidak ambigu, gunakan semua pengetahuan yang relevan dan terkait dengan topik yang ditulis.

b. Menjawab pertanyaan
Pertanyaan yang telah dibuat, harus dijawab semuanya secara komprehensif. Dalam menjawab pertanyaan jangan dilakukan secara implisit dan tidak menimbulkan pertanyaan baru.

c. Mudah dimengerti
Penggunaan kata yang dipilih, susunan dan kesinambungan kalimat, keterpaduan paragraf, dan pemilihan bahasa yang digunakan harus dapat dimengerti oleh semua orang. Yang perlu diingat, dalam membuat suatu tulisan, posisikan diri kita sebagai orang lain yang akan membaca tulisan kita, dimana pengetahuan meraka terhadap tulisan kita sangat minim. Jadi tulisan kita hars bisa dimengerti oleh orang awam sekalipun.

d. Jawaban hasil pemikiran sendiri
Dalam merumuskan masalah kita boleh melihat isu yang berkembang di media, namun dalam menjawab pertanyaan yang kita buat harus berdasarkan jawaban atau pemikiran sendiri. Agar dapat “lebih berbicara” lebih baik kita menggunakan data statistik, namum sumber data tersebut harus dari sumber yang valid.

e. Argumentasi pribadi merupakan pendapat pribadi
Argumen yang kita bangun harus kuat dan harus berdasarkan teori dan data. Kita tidak boleh mengklaim argumen orang lain menjadi argumen pribadi, apalagi hanya sekedar edit sana sini saja. Lebih baik kita tulis sumber siapa yang menulis argumen tersebut, kemudian kita bisa membahas dari sudut pandang pro dan kontra.

f. Memberikan sesuatu yang baru
Tulisan yang memiliki nilai tambah tidak hanya sekedar mendeskripsikan data atau mengumpulkan fakta saja. Jika kita dapat memberikan tanggapan pribadi menjadi sesuatu yang baru, itu nilai plusnya.

g. Informatif dalam batas kewajaran 
Informasi yang kita sajikan harus proporsional, terdapat kesesuaian antara pertanyaan yang dibuat dan jawaban yang diberikan. Jawaban atas tulisan atau deskripsi yang dikembangkan jangan too much. Jika informasi yang ditulis terlalu luas, maka topik akan melebar. 

5. Analisis yang baik
Untuk membuat analisis (yang baik) dari suatu permasalahan, sedikitnya diperlukan dua hal, antara lain:

a. Perhatikan keterkaitan antar kalimat dan antar paragraf
Dalam menyusun kalimat, setiap kata yang digunakan harus “nyambung”, antar kata. Keterkaitan antar kata, mencerminkan kalimat yang padu. Penyusunan kalimat harus memperhatikan kata hubung yang tepat. Apabila telah tersusun menjadi paragraf, maka keterkaitan antar paragraf juga harus diperhatikan. Jangan sampai ada penjelasan yang melompat atau tidak berkaitan.

b. Footnote dan endnote gunakan secara efektif, kalau bisa gunakanlah referensi dari teori / pemikiran yang berbeda.
Kutipan diramu kemudian dianalisis sehingga mencapai kesimpulan dari judgement pribadi. Dalam membuat tulisan, kembangkan argumen pribadi berdasarkan teori-teori. Kalau bisa gunakan banyak teori untuk menguji kebenaran antara teori yang satu dengan yang lain. Berdasarkan perbandingan tersebut, dapat kita ambil kelebihan dan kekurangannya, sehingga kita dapat memberikan alternatif pendapat.

Semoga tips membuat makalah di atas dapat berguna dalam mengembangkan tulisan menjadi lebih baik lagi. Mari kita budayakan menulis dari sekarang!

0 Comment:

Post a Comment

Contact

Contact me:

Facebook: Dedy Arfiansyah

Linkedin: Dedy Arfiansyah

Youtube: @darfians

Twitter: @DArfians

Line: @darfians

Instagram: @darfians

Email: ianomics@gmail.com

Email: dear51@alumni.ui.ac.id

Carousell: https://carousell.com/darfians

Address:

Jl. Setiabudi II Jakarta Selatan

Work Time:

Monday - Friday, from 10am to 6pm

Phone:

+62 813 177 60 888

My Fav Song (2019, January)
Christina Aguilera - Fighter