Monday, August 10, 2015

Infografis PPDB SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015

Kelas X MIA C, SMAN 3 Jkt Tahun 2015
Meski bonus demografi menjadi peluang emas untuk Indonesia, sejumlah permasalahan SDM terus mengurangi daya saing bangsa. Fakta ini dapat dilihat dari ketidaksiapan, bahkan ketakutan banyak pihak dalam menghadapi pasar bebas ASEAN -- Generasi milenium (kelahiran tahun 2000, dst) yang saat ini mulai memasuki kelas X SMA, dalam kurun waktu empat hingga tujuh tahun ke depan akan mengisi berbagai macam pos pekerjaan, termasuk bersaing dengan SDM asing. Oleh karena itu, tensi persaingan (yang positif) harus mulai dijadikan budaya sedini mungkin.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Persaingan untuk masuk ke SMA Negeri di Jakarta pada tahun 2015 sangat tinggi. Dari keseluruhan siswa SMP/sederajat yang mengikuti UN di DKI Jakarta, yang dapat melanjutkan ke SMA Negeri di DKI Jakarta hanya 21% saja. Sebagian besar siswa lainnya melanjutkan ke SMK, MA, dll yang sederajat, baik negeri maupun swasta.  Belum lagi termasuk siswa yang belum/tidak melanjutkan sekolah karena keterbatasan ekonomi dan kendala lainnya.




- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Pada tahun 2015, jumlah siswa yang diterima di SMA Negeri paling banyak berasal dari kotamadya Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Sementara itu, dari empat jalur masuk, jalur lokal tahap 2 mendominasi penerimaan siswa baru SMA (hampir 60%).


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Dari keseluruhan jalur masuk (tahap 1 s.d 4), jika tiap kotamadya di komparasi berdasarkan banyaknya siswa di tiap jurusan (MIA, IIS, dan IIB),  maka dapat diketahui hanya di Jakarta Utara yang sebagian besar siswanya memilih jurusan sosial (IIS).


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Setelah melakukan kalkulasi dari penerimaan PPDB tahun 2015 (tahap 1 umum, tahap 2 lokal, tahap 3 umum, dan jalur prestasi), dapat diketahui peringkat 1 s.d 114 SMA Negeri di Jakarta. 

Hasil peringkat di atas tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan statistik tahun lalu (2014). Leading school tiap kotamadya diraih oleh:
  • Jakarta Selatan: SMA 8 (peringkat 1)
  • Jakarta Timur: SMA 81 (peringkat 3)
  • Jakarta Pusat: SMA 68 (peringkat 7)
  • Jakarta Barat: SMA 78 (peringkat 8)
  • Jakarta Utara: SMA 13 (peringkat 28)

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Peringkat agregat dikalkulasi dengan melihat skor akhir tiap sekolah setelah diberi pembobotan. Bobot yang diberikan sebagai berikut: (1) jalur 1 tahap umum 40%; (2) jalur tahap 2 lokal 57%; (3) jalur tahap 3 umum 2%; dan (4) jalur prestasi 1%.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Dilihat dari persentase jalur masuk, dapat dianalisis bahwa makin tinggi persentase penerimaan melalui tahap 1 umum, makin tinggi daya saing siswa terhadap sekolah tersebut.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Top rank SMA Negeri di Jakarta fokus atau melakukan spesialisasi pada jurusan science (MIA). Ketika lulus dari SMA, sewajarnya siswa dari jurusan MIA melanjutkan kuliah pada jurusan IPA agar terdapat kesinambungan dalam upaya meningkatkan scientist di Indonesia.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Dalam sistem PPDB, siswa SMP diperbolehkan memilih tiga SMA Negeri. Dari data pilihan ke-1 di tiap sekolah, dapat diketahui bahwa makin tinggi persentase pada tiap tahapan, makin tinggi faktor kesukaan (favorit) terhadap sekolah tersebut.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Dari data top rank, tiap SMA yang unggul memiliki input yang unik, yang berasal dari SMP tertentu di tiap wilayah. Dari hasil olah data, terdapat delapan SMP yang unggul dan bisa dijadikan rekomendasi untuk dipilih sebagai tempat belajar, yaitu: SMP 115, SMP 41, SMP 255, SMP 49, SMP 85, SMP 216, SMP 111, dan SMP 161.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - 

Input bukan segalanya, tetapi input yang baik (dan unggul) akan menjadi pembeda kualitas suatu sekolah. SMP 115 memberikan kontribusi besar terhadap SMA 8. Maka itu, pembahasan spesifik terkait Semabels akan menjadi kajian yang menarik.

Dari keseluruhan siswa SMP 115 yang melanjutkan ke SMA Negeri, sebagian besar mereka diterima melalui jalur lokal (65%). Persebaran anak semabels setelah lulus masih banyak di regional Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Fakta unik lainnya, tidak ada satu orang pun lulusan semabels yang melanjutkan SMA Negeri di kawasan Jakarta Barat .


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

SMA 8, hingga saat ini masih menjadi sekolah negeri yang unggul jika dibandingkan secara relatif dengan sekolah lainnya. Sebagian besar siswa SMA 8 merupakan "hasil bedol desa" dari SMP 115. Selain SMA 8, terdapat dua sekolah yang mendapatkan "berkah" karena dipilih oleh sebagian besar siswa SMP 115, yaitu SMA 26 dan SMA 3.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Infografis ini merupakan kelanjutan dari artikel:
  1. SMA Negeri di Jakarta Dalam Statistik 2014: Panduan Memilih Sekolah Tahun 2015
  2. Pola Spasial SMA Negeri Unggulan di Jakarta
  3. Masihkah Tiga Teladan Masuk Kategori SMA Favorit di Jakarta?

Infografis ini dipersembahkan untuk:
  1. Almamater-ku; keluarga besar SMP Negeri 115 Jakarta dan SMA Negeri 3 Jakarta
  2. seluruh anak bimbingan Tiga Teladan Incubator (Titelic) dan murid dari berbagai SMA di Jakarta -- mulai dari tahun 2007 hingga saat ini
  3. semua guru dan kepala sekolah SMA Negeri di Jakarta
  4. rekan bimbingan belajar dan lembaga privat (dimana pun saya pernah mengajar)
  5. pengamat dan pemerhati pendidikan
  6. pemda DKI, terkait dengan regulasi dan kebijakan terkait pendidikan
  7. siapapun yang ingin "nostalgia" untuk mengetahui perkembangan terkini tentang sekolah (SMA) tempat dahulu mereka pernah belajar
  8. the last, yang terpenting untuk mereka... anak kelas IX SMP (dan orang tua/wali murid), yang pada tahun 2016 akan menghadapi ketatnya persaingan masuk ke SMA Negeri.

2 comments:

  1. apakah masih ada bangku kosong yang tersedia untuk siswa mutasi ,saya sekarang masuk di kelas 10 sma 17 jakbar,rencananya akan mutasi di semester 2 ke sma 3 /55, apakah ada data bangku kosong untuk mutasi

    ReplyDelete
  2. kuota bangku kosong di tiap sekolah hampir selalu (pasti) ada, tinggal cari scr langsung infonya ke sekolah tujuan. Namun, jika tanpa alasan yang jelas dan tidak ada kondisi lain yang mendesak, sebaiknya tidak perlu pindah sekolah.

    ReplyDelete

Contact

Contact me:

Facebook: Dedy Arfiansyah

Linkedin: Dedy Arfiansyah

Youtube: @darfians

Twitter: @DArfians

Line: @darfians

Instagram: @darfians

Email: ianomics@gmail.com

Email: dear51@alumni.ui.ac.id

Carousell: https://carousell.com/darfians

Address:

Jl. Setiabudi II Jakarta Selatan

Work Time:

Monday - Friday, from 10am to 6pm

Phone:

+62 813 177 60 888

My Fav Song (2019, January)
Christina Aguilera - Fighter